Segala Sesuatu Akan Indah Pada Waktunya

Lukisan Karya Ramdan Tasikmalaya

“Segala sesuatu akan indah pada waktunya.” Kalimat ini merupakan kalimat penghiburan yang mujarab. Ketika seseorang sedang berduka, ketika seseorang sedang dalam kesusahan, biasanya kalimat inilah yang akan keluar dari mulut kita. Melalui kalimat ini seolah kita ingin berkata kepada lawan bicara kita, “sabarlah, mungkin sekarang kamu sedang menderita. Tapi ingatlah, Tuhan itu maha mendengar, Tuhan itu maha adil. Tuhan akan mengubah penderitaanmu menjadi sukacita. Sabarlah dalam menghadapi tantangan hidup.”

Tapi tahukah Anda, ternyata kalimat ini juga menjadi kalimat yang mujarab bagi orang-orang malas. Mereka akan membenarkan kemalasan mereka dengan berkata “Segala sesuatu akan indah pada waktunya.” Kalimat ini bagi mereka berarti “Saya hanya perlu menunggu waktu yang tepat, maka kesuksesan akan datang dengan sendirinya. Masalahnya, sekarang bukan waktu yang tepat. Makanya saya belum sukses.”

Sewaktu kecil kita sering mendengar dongeng mengenai semut dan belalang. Pada musim panas para semut bekerja keras. Dengan bersusah payah mereka mengumpulkan persiapan bahan makanan untuk menghadapi musim dingin. Sedangkan belalang malah bersantai ria. Akhirnya ketika musim dingin tiba, si belalang mati kelaparan, sedangkan para semut berpesta menikmati hasil jerih payahnya.

Jangan mau kalah dengan semut! Kesuksesan tidak akan datang dengan sendirinya. Ingatlah bahwa kesuksesan adalah gabungan dari persiapan dan kesempatan. Bila Anda ingin sukses, persiapkanlah diri Anda mulai sekarang. Karena kesempatan ada di mana saja dan kapan saja. Ketika kita siap, maka kesempatan akan datang dengan sendirinya.***

Diadaptasi dari buku The Science of Luck